Jumat, 17 Februari 2017

Gejala dan Penyebab Penyakit Darah Tinggi Di Usia Muda

Penyakit darah tinggi ternyata tidak hanya menyerang orang tua atau lansia saja. Hasil survey menunjukkan data yang cukup mengejutkan bahwa seseorang yang masih berusia 13 tahun hingga usia 18 tahun juga berpotensi terserang penyakit darah tinggi.

Darah tinggi atau biasanya disebut dengan penyakit hipertensi ini dapat menyerang seseorang dan gejalanya sulit sekali dilihat, terlebih lagi jika penderita darah tinggi itu masih berusia muda. Namun secara umum, terdapat gejala-gejala yang bisa dilihat dari penderita darah tinggi, berikut ini adalah beberapa gejala darah tinggi di usia muda yang perlu anda ketahui:

Gejala dan Penyebab Tekanan Darah Tinggi di Usia Muda 

Gejala Darah Tinggi di usia Muda

  • Sering terserang sakit kepala yang berulang-ulang dan datangnya sering secara tiba-tiba, rasa sakitnya bisa ringan bahkan bisa juga sangat sakit (parah).
  • Sering mengalami insomnia atau susah tidur di usia muda.
  • Terkadang juga ditandai dengan terjadinya pendarahan di hidung, entah itu pendarahan ringan atau berat.
  • Wajah menjadi merah dan biasanya akan berujung pucat ketika mereka yang berusia muda mengalami peningkatan tekanan darah.
  • Mudah mengantuk dan sering merasa haus sekalipun mereka sudah minum air putih.
  • Terjadi penurunan fungsi pada tulang, persendian dan otot di beberapa bagian tubuh.
  • Vertigo, atau kepala seseorang terasa seperti berputar-putar. Bagi kaum remaja biasanya akan jarang sekali terkena vertigo, dan jika mengalami hal itu di usia muda, hampir bisa dipastikan mereka menderita darah tinggi yang lumayan parah.
  • Sering tidak bisa fokus atau susah berkonsentrasi.
  • Dan gejala yang terakhir adalah sama seperti gejala yang dialami oleh penderita darah tinggi yang usianya sudah tua, yaitu mudah terseinggung dan biasanya sering panik.

Faktor Penyebab Darah Tinggi di Usia Muda antara lain sebagai berikut:

  • Pola makan yang buruk. Sebagai seseorang yang masih dalam masa-masa produktif biasanya akan gemar mengkonsumsi makanan berlemak dan masakan yang mengandung banyak garam.
  • Kebiasaan meminum minuman beralkohol yang mana hal itu bisa merusak pembuluh darah dan akan berakibat pada peredaran darah menjadi tidak lancar yang akhirnya akan memicu terjadinya peningkatan tekanan darah.
  • Kebiasaan merokok di usia muda. Jadi, sebisa mungkin cegah putra anda untuk tidak merokok di usia dini, dan kalau bisa jangan sampai merokok.
  • Malas untuk berolah raga juga akan berakibat pada peredaran darah yang tidak lancar.
  • Faktor terakhir adalah karena keturunan atau genetik. Jadi anda yang saat ini belum menikah atau belum punya anak, sebisa mungkin untuk menjaga pola makan sehat dan gaya hidup yang sehat pula jika tidak ingin anak anda juga membawa penyakit yang diidap oleh orang tuanya.
  • Sering mengalami stress atau mengalami tekanan yang berat. Stress ini bisa mengakibatkan pembuluh darah menjadi sempit.
Cegahlah Sedini munkin penyakit darah tinggi tersebut agar terbebas dari penyakit ini di usia muda dan juga kelak tua nanti. Hindari faktor risiko yang bisa meningkatkan risiko terkenan darah tinggi. Atur pola makan serta pola hidu sehat dan rajin berolahraga serta hindari stres. Semoga Bermanfaat. Terimakasih.

Cara Alami Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah masalah kesehatan yang sangat sering ditemui. Biasanya hipertensi disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat.

Seseorang yang sudah terkena hipertensi harus mengontrol tekanan darahnya. Sebab, hipertensi yang tidak terkontrol dapat memudahkan timbulnya komplikasi penyakit seperti stroke hingga jantung.

Cara Alami Turunkan Tekanan Darah Tinggi Dengan Mudah

Berikut ini beberapa cara alami yang dapat diterapkan untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

1. Olahraga
Olahraga teratur memberikan manfaat yang luar biasa bagi tubuh. Salah satunya adalah menjaga tekanan darah tetap stabil. Berolahraga sekitar 30 menit per hari dalam seminggu terbukti dapat menurunkan tekanan darah sekitar 4-9 mmHg.

2. Tarik Napas Dalam-Dalam
Latihan pernapasan, seperti memperlambat napas dan menarik napas dalam-dalam dapat membuat Anda lebih rileks ketika sedang stres atau banyak pikiran. Cara ini pun dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu, latihan pernapasan juga baik untuk memperlancar aliran darah.

3. Rileksasi
Kondisi stres bisa berdampak buruk bagi kesehatan dan tekanan darah serta jantung. Beberapa penelitian menunjukkan, saat marah atau stres dapat melepaskan hormon-hormon yang membuat jantung berdetak lebih cepat, mempersempit pembuluh darah, dan menigkatkan tekanan darah. Cobalah untuk rileksasi, seperti melakukan yoga atau meditasi agar lebih santai.

4. Kurangi Kafein dan Alkohol
Mengkonsumsi minuman keras yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan memicu masalah kesehatan lainnya. Selain itu, pada beberapa orang yang sangat sensitif, kafein dalam kopi juga bisa meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung. Minum kopi dan alkohol sebaiknya dikurangi ketika Anda memiliki tekanan darah tinggi. Disisi lain minum teh dinilai tidak menimbulkan masalah bagi tekanan darah karena beberapa penelitian menunjukkan, meminum secangkir teh membantu pembuluh darah lebih rileks.

5. Makan Blueberry dan Yoghurt
Cara alami lainnya untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah dengan memakan blueberry ataupun yoghurt. Sebuah penelitian menemukan, makan blueberry sehari bisa mengurangi tekanan darah dan membuat pembuluh darah tidak kaku. Selain itu, probiotik yang berlimpah dalam yoghurt juga dapat menjaga tekanan darah tetap stabil. Probiotik tak hanya menyehatkan pencernaan, tetapi juga membantu menurunkan tekanan darah dan gula darah.

Diatas merupakan beberapa cara alami yang dapat Anda coba untuk menurunkan tekanan darah yang tinggi. Sebaiknya hindari faktor yang bisa meningkatkan tekanan darah agar tekanan darah tetap stabil dan Anda selelalu sehat. Terimakasih.

Baca Juga :  

Mengatasi Darah Tinggi Dengan Resep Herbal

Hati-hati dengan pola makan jika tidak ingin mengalami darah tinggi. Penyakit ini sekarang menjadi bagian dari gaya hidup (degeneratif) yang membutuhkan pengobatan medis. Banyak pula pengobatan tradisional dengan rempah-rempah untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Jika tidak diobati pada dengan tepat dan segera, maka dapat menyebabkan kerusakan organ. Tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko kehilangan penglihatan, penyakit ginjal, stroke dan penyakit jantung koroner.

Mengatasi Darah Tinggi Menggunakan Ramuan Herbal


Seseorang yang menderita tekanan darah tinggi, akan menghadapi komplikasi lainnya. Jantung harus bekerja ekstra keras untuk memompa darah dan meningkatkan risiko kolesterol. Ada empat resep rumahan untuk menurunkan tekanan darah tinggi, diantaranya:

1. Blueberry
Blueberry mengandung quercetin flavonoid yang membuatnya menjadi obat alami untuk mengobati tekanan darah tinggi.

2. Daun Kumis Kucing
Rebusan daun kumis kucing sebagai diuretik ringan dan membantu untuk menghilangkan garam yang tidak perlu dan air di dalam tubuh. Daun kumis kucing juga mengandung flavonoid dan tanin yang mengurangi tekanan darah tinggi.

3. Semangka
Semangka mengandung sitrulina dan asam amino yang secara signifikan menurunkan tekanan darah.

4. Bawang Putih
Bawang putih diperkaya dengan allicin, yang mengurangi tekanan darah dalam beberapa minggu. Ini adalah salah satu solusi alami terbaik untuk tekanan darah tinggi.

Nah, itulah beberapa resep ramuan herbal untuk mengobati penyakit darah tinggi. Masih banyak resep ramuan herbal yang bisa dijadikan pengobatan alternatif secara herbal untuk penyakit darah tinggi. Demikian aretikel mengenai cara mengatasi darah tinggi dengan ramuan herbal, semoga bermanfaat terimakasih.

Baca Juga :  

Kamis, 16 Februari 2017

Olahraga Yang Baik Untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi bisa menyerang di usia muda, yaitu ketika umur 20 tahun ke atas. Gaya hidup tidak sehat yang menjadi pemicu utama. Tidak perlu panik jika hasil kesehatan menunjukkan bahwa Anda ternyata terkena penyakit yang juga dikenal sebagai silent killer atau hipertensi.

Cara terbaik untuk menjaga kondisi tekanan darah agar stabil adalah melalui olahraga. Lebih aktif secara fisik bisa membantu jantung lebih kuat. Ini akan membuat jantung dalam bekerja memompa darah menjadi berkurang. Jadi, menurunkan tekanan dalam arteri, akan mengurangi dampak dari tekanan darah.

Olahraga Yang Bagus Untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi

Olahraga terbaik bagi penderita tekanan darah tinggi yang ingin menjaga tekanan darah tetap stabil. Berikut ini ada lima jenis olahraga yang bisa dilakukan oleh penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.

  • Aerobik
Aerobik memiliki pengaruh besar pada tingkat tekanan darah. Latihan aerobik meliputi berjalan, berlari dan hiking, bersepeda, dan renang. Targetnya, minimal 30 menit aktivitas aerobik dalam satu hari, selama seminggu.
  • Latihan beban
Meskipun latihan ini bisa menyebabkan lonjakan tiba-tiba pada tekanan darah, namun manfaatnya lebih pada jangka panjang. Pastikan konsultasikan dahulu dengan dokter sebelum melakukan latihan beban.
  • Yoga dan meditasi
Salah satu pemicu tekanan darah tinggi adalah manajemen stres yang buruk. Cobalah lakukan yoga dan meditasi. Latihan ini bisa membantu menangani stres.
  • Teknik pernapasan
Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Hypertension, seseorang dapat mengatur tingkat tekanan darah dengan “mengeksploitasi” pengatur tekanan alami tubuh. Teknik pernapasan adalah cara termudah dan paling efektif untuk mengurangi tingkat tekanan darah. Teknik pernapasan yang teratur dapat membantu mempertahankan tekanan darah.

Itulah Bebera olahraga yang baik untuk penderita tekanan darah tinggi yang patut dicoba agar bisa meringankan tekanan darah juga supaya sehat dan bugar.

Rabu, 15 Februari 2017

Cara Alami Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Saat sakit, mengobati dengan cara alami lebih baik daripada dengan obat-obatan dan bahan kimia. Salah satunya penyakit darah tinggi atau hipertensi, sebuah kondisi di mana darah mengalir melalui arteri pada tingkat abnormal.

Hipertensi, jika tidak diobati dan dikendalikan, bisa menyebabkan gangguan yang fatal seperti penyakit koroner, gagal ginjal, gagal jantung, stroke, dan lainnya. Ada beberapa cara untuk menurunkan tekanan darah tinggi secara alami:

Cara menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami


1.Banyak Makan Pisang
Pisang mengandung potasium yang dapat mengurangi tekanan darah secara alami.

2. Singkirkan Alkohol
Alkohol dapat menyempitkan pembuluh darah dan menghambat aliran darah. Hal ini dapat membuat tekanan darah tinggi lebih parah.

3. Mengelola Stres
Banyak penelitian telah menghubungkan tekanan darah tinggi terhadap stres, karena stres dapat menyebabkan berbagai fluktuasi hormonal dalam tubuh yang menyebabkan hipertensi. Pandai mengendalikan stres dapat mengurangi tekanan darah tinggi.

4. Dengarkan Musik
Mendengarkan musik yang menenangkan membuat saraf lebih santai sehingga mengurangi tekanan darah secara alami.

5. Konsumsi Cokelat
Cokelat hitam kaya dengan antioksidan yang dapat melebarkan pembuluh darah untuk mengurangi tekanan darah.

6. Makan Buah
Dengan mengkonsumsi buah seperti strawberry, raspberry, blueberry, dapat menurunkan tekanan darah secara alami. Buah ini kaya polifenol yang dapat mengobati hipertensi.

7. Makan-makanan Kaya Kalsium
Makanan kaya kalsium seperti susu dan sayuran hijau  juga dapat mengurangi tekanan darah tinggi secara alami.

Itulah beberapa cara menurunkan tekanan darah tinggi secara alami, semoga bermanfaat dan terimakasih.